Kota Jambi | MEDIA-DPR COM, Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Rakyat Orientasi Pendidikan Adil dan Makmur (LSM PROPAM) Provinsi Jambi menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati), Jambi, Kamis (06/03/2025).
Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
Dalam aksinya, Ketua LSM PROPAM, Suheri Dwi Novriadi mendesak korps Adhyaksa untuk menyelidiki proyek pekerjaan konstruksi pembangunan SMP Negeri 3 Kota Jambi.
Suheri menduga adanya dugaan praktik korupsi yang dilakukan oleh oknum pejabat Dinas PUPR Kota Jambi dan pihak rekanan, dalam proyek jumbo yang menelan anggaran hingga Rp 13 miliar lebih tersebut.
"Proyek ini diduga asal jadi dan merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah,"kata Suheri kepada wartawan.
Ia menjelaskan, pekerjaan proyek pembangunan SMP Negeri 3 Kota Jambi ini diduga melawati ambang batas hari pekerjaan.
"Serta adanya dugaan spesifikasi pekerjaan, terutama pondasi yang seharusnya untuk 2 lantai dibuat peruntukan 1 lantai, dan sekarang diupayakan pelelangan diangka 2 miliar rupiah bagi pihak ke 3 oleh Dinas PUPR Kota Jambi"jelas Suheri.
Aktivis LSM yang dikenal tegas dan berani ini menilai, bahwa proyek pekerjaan konstruksi pembangunan SMP Negeri 3 diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.
"Kita sudah serahkan laporannya ke Kejati Jambi,"terang Suheri.
Suheri berharap pihak Kejati Jambi segera mengusut dugaan korupsi pada proyek pembangunan SMP Negeri 3 Kota Jambi yang menalan anggaran fantastis tersebut.
"Kami dari LSM PROPAM juga akan terus mengawal dan mengontrol proses hukumnya,"tutup Suheri Dwi Novriadi mengakhiri keterangannya. (Redaksi)